Monday, September 28, 2015

Berbagai Cara Diet Dilakukan namun Gagal, Coba Cara Ini


BANDARCAPSA  -  Berbagai cara telah Anda lakukan untuk menurunkan berat badan, mulai dari mengonsumsi buah-buahan sebagai camilan, menghitung kalori, dan mengikuti berbagai program penurunan berat badan.

Namun, ketika Anda mendaratkan kaki di atas timbangan dan jarum tak bergerak ke arah kiri, tentu ada yang salah dari cara Anda menurunkan berat badan.
Sebagai catatan, cara termudah, dengan menetapkan kebiasaan makan sehat dan berpikir sehat dapat membantu Anda mencapai berat badan ideal lho.
Kunci dari menurunkan berat badan adalah mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga berat badan Anda saat ini.
Tapi, nyatanya hanya 11 persen orang Amerika yang benar-benar menyesuaikan asupan kalori harian ideal mereka, menurut hasil survei terbaru. “Sisanya dari kita cenderung untuk melebih-lebihkan,” kata Bonnie Taub-Dix RD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
Itulah yang membuat kita sulit menurunkan berat badan. “Katakan Anda berasumsi dengan mengonsumsi 2.000 kalori per hari dapat mencapai berat badan ideal, tapi sebenarnya Anda cukup memenuhi 1.800 kalori.
Kelebihan 200 kalori tersebut tentu akan berefek pada proses penurunan berat badan Anda,”
Anda bisa memperbaikinya dengan menghitung jumlah kalori sesuai kebutuhan tubuh untuk menentukan jumlah asupan maksimal dan menentukan batasan makanan serta camilan.
Kalaupun kalori maksimal Anda 1.800, bagi menjadi tiga kali 500 kalori dan satu kali 300 kalori untuk camilan.
Ini akan lebih efektif ketimbang mencoba mempertahankan 2.000 kalori tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh Anda.(*)


Berbagai Cara Diet Dilakukan namun Gagal, Coba Cara Ini

Olahraga Berlebihan, Ini 10 Efek Buruknya


BANDARCAPSA - Terlalu banyak melakukan hal baik juga bisa mengakibatkan keburukan untuk tubuh. Contohnya adalah olahraga.

Dua studi yang dilakukan baru-baru ini, mengungkapkan akibat dari olahraga berlebihan dan membuat para penggemar olahraga untuk lebih santai dan menahan diri.
Yang pertama adalah studi yang dilakukan oleh University of Utah di Salt Lake City yang telah mengidentifikasi reaksi biokimia yang menyebabkan rasa sakit pada otot dan rasa lelah saat Anda berolahraga.
Dan studi kedua yang dilakukan oleh Loyola University Medical Center di Maywood menunjukkan bahwa atlit-atlit muda dan berpenghasilan besar yang melakukan olahraga spesialisasi dapat mengalami cedera karena teralalu sering berolahraga dibandingkan para atlit yang berpenghasilan lebih sedikit.
Ungkapan no pain, no gain, memang kerap sukses menjadi motivasi, namun di sisi lain juga dapat membahayakan jika diterapkan dengan berlebihan.
1. Osteoarthritis
Juga disebut sebagai penyakit degenerasi sendi, osteoarthtritis menyebabkan pembengkakan sendi-sendi di dalam tubuh. Salah satu dari beberapa faktor berisiko yang kemungkinan berkontribusi pada kondisi kesehatan adalah terlalu banyak olahraga.
2. Kesehatan mental
Olahraga dan aktivitas fisik memainkan peranan penting dalam membentuk image tentang diri Anda dan hidup Anda secara keseluruhan. Menurut beberapa studi, olahraga berlebihan dapat menyebabkan kesehatan mental yang buruk, bahkan kadang menyebabkan depresi.
3. Masalah menstruasi
Wanita yang berolahraga berlebihan akan mengalami periode menstruasi yang kurang teratur. Siklus menstruasi mereka bisa saja berlebihan atau hilang sama sekali. Jika Anda mengalaminya, coba review kembali status gizi, pengaturan olahraga, dan kesehatan menyeluruh jika berada dalam kondisi semacam ini.
4. Gangguan makan
Mereka yang kecanduan berolahraga hanya punya satu tujuan di benak mereka, bugar. Dan dalam rangka mencapai tujuan itu, mereka akhirnya mengalami gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia.
5. Kelelahan
Olahraga berlebihan membuat tenaga Anda terkuras. Mental dan fisik yang kelelahan dapat mempengaruhi Anda dalam beberapa cara. Rutinitas olahraga yang cukup sulit akan menyebabkan tubuh Anda tidak sempat beristirahat, membuat Anda kelelahan, capek, dan tiada tenaga tersisa untuk melakukan aktivitas lainnya. Jika berlanjut, Anda dapat mengembangkan sindrom kelelahan kronis.
6. Kesehatan jantung yang terhambat
Saat berolahraga, detak jantung secara sementara akan bertambah. Olahraga berlebihan dapat menyebakan jantung dipaksa untuk kembali ke detak yang normal. Terlebih lagi, ada risiko yang mengintai Anda mengalami serangan jantung saat berolahraga jika Anda memang diketahui memiliki masalah dengan jantung.
7. Otot sakit
Rasa sakit pada otot yang berkelanjutan adalah salah satu tanda bahwa Anda melakukan olahraga melebihi dari yang seharusnya. Sendi, tulang, dan anggota tubuh kemungkinan akan mulai terasa sakit ketika ada otot-otot yang digunakan secara berlebihan. Baik Anda memilih latihan kekuatan atau cardio, pastikan tubuh Anda mempunya waktu untuk beristirahat dan menyegarkan diri kembali.
8. Masalah tidur
Ketika tubuh dipaksa beraktivitas secara berlebihan makan anda berisiko besar mengalami kesulitan tidur bahkan insomnia. Ketika otot-otot Anda bekerja berlebihan, Anda akan mulai gelisah dan kesulitan untuk dapat tidur pulas.
9. Berpengaruh pada kekebalan tubuh
Jika Anda kerap jatuh sakit akibat influenenza, pilek musiman, atau penyakit-penyakit minor lainnya, olahrga berlebihan bisa jadi adalah penyebabnya. Olahraga berlebihan dapat menekan sistem kekebalan tubuh, menyebabkan tubuh sering terserang infeksi yang disebabkan oleh virus.
10. Sakit punggung
Olahraga berlebihan dapat membuat otot-otot punggung bekerja berlebihan juga dan menyebabkan tekanan yang tidak diinginkan pada tulang punggung, yang menyebabkan sakit di bagian punggung.


Olahraga Berlebihan, Ini 10 Efek Buruknya

Friday, September 25, 2015

nilah Cara Alami Sembuhkan Penyakit Maag Tanpa Obat Kimia


BANDARCAPSA  -  Penyakit maag merupakan jenis gangguan pencernaan yang paling banyak diderita oleh masyarakat luas, terutama dialami oleh para pekerja.

Hal ini terjadi lantaran kebiasaan makan yang tidak teratur, dan mengonsumsi makanan yang tidak tepat.
Jika selama ini Anda memiliki pola makan yang buruk, misalnya selalu melewatkan sarapan, makan siang di atas jam dua, atau bahkan hanya makan satu kali dalam sehari, bisa memicu datangnya penyakit ini.
Makanan yang Anda konsumsi pun bisa menimbulkan maag.
Dikutip meetdoctor.com terlalu banyak makan gorengan, mengonsumsi kafein dengan perut kosong, adalah kebiasaan buruk yang membuat maag mudah datang.
Berbagai obat-obatan pereda maag sudah beredar luas hanya untuk menjaga agar tidak terjadi kekambuhan.
Saat kambuh, perut dapat terasa melilit dan sakit, serta panas seperti terbakar setelah makan.
Sensasi rasa sakit ini biasanya dapat terjadi saat terjadi keterlambatan waktu makan.
Atau salah mengonsumsi jenis makanan yang terlalu berlemak atau dalam jumlah yang terlalu banyak sehingga membuat asam lambung bergejolak.
Fungsi obat-obatan umumnya adalah untuk menetralisir asam lambung sehingga tidak terjadi penumpukan asam lambung pada dinding lambung.
Sebelum mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit, cobalah untuk mengatasi maag dengan cara alami. Tanpa obat-obatan, sakit maag bisa mereda dengan melakukan beberapa hal berikut ini.
1.Mengonsumsi Lidah buaya
Lidah buaya seringkali menjadi rujukan bahan alami penyembuh luka bakar dan luka kecil. Namun, lidah buaya ternyata baik pula untuk mengatasi kondisi maag.
Di dalam lidah buaya, terdapat bahan bersifat pencahar yang disebut barbaloin, aloindan aloe-emodin yang juga mengandung sifat antiradang.
Anda bisa membuat jus lidah buaya jika Anda tidak suka dalam bentuk utuh.
2.Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet merupakan alternatif yang mudah, murah dan dapat dilakukan oleh siapa saja.
Sebuah penelitian di Wake Forest University, California Utara menunjukkan bahwa tindakan mengunyah permen karet sanggup meningkatkan kadar pH esophagus dan pharyngeal, sehingga dapat meredakan gejolak asam lambung.
Berkat kunyahan, asam lambung pun bisa menjadi stabil.
3.Tidur menyamping
Tidur dalam posisi telentang dapat memperburuk refluks asam lambung di malam hari, apalagi jika dilakukan dalam waktu yang lama.
Dengan tidur menyamping ke kiri, gejolak asam lambung yang menimbulkan rasa terbakar dapat teratasi.
Namun di lain pihak, tidur menyamping ke kanan justru dapat memicu terjadinya heartburn yang hendak dihindari.
Hal ini dapat terjadi karena adanya waktu yang semakin lama bagi asam lambung untuk keluar tuntas dari esofagus.
Tidur telentang juga mengganggu aliran asam lambung dari esofagus. Pastikan untuk Anda tidur menghadap ke sisi kiri tubuh.
4.Mengonsumsi licorice
Licorice yang merupakan akar-akaran herbal, dipadu dengan peppermint dan chamomile dapat membantu meredakan gejala sakit maag yang paling serius.
Licorice mempunyai efek kesembuhan bagi dinding perut serta menyediakan perlindungan terhadap bakteri pencernaan yang berbahaya.
Selain itu, licorice juga sanggup meredakan peradangan. Namun demikian, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi kegunaannya. (*)




nilah Cara Alami Sembuhkan Penyakit Maag Tanpa Obat Kimia

Monday, September 14, 2015

Waah Ternyata!!! Inilah Manfaat dan Bahaya Menghisap Kemaluan, Bagi Pria dan Wanita

 

www.meja13.com

 

 

 Fakta!!! – Menurut seorang dokter menghisap kemaluan adalah sebuah kegiatan fisik yang berbahaya, tetapi disini juga banya manfaanya.  Dokter yang mengatakan  Manfaat dan Bahaya Menghisap Kemaluan, Bagi Pria dan Wanita, 


Banyak pasangan takut melakukan seks oral karena, katanya seks oral itu “kotor” dan bisa menimbulkan penyakit kelamin, termasuk HIV dan AIDS. Padahal, bagi sebagian besar orang, seks oral merupakan kenikmatan tersendiri yang sulit dihentikan jika seseorang sedang dalam libido tinggi. Jadi bagaimana, donk? Sebenarnya, seks oral itu aman atau tidak ya? Sebelum menganalisis lebih lanjut, kita perlu tahu terlebih dahulu tentang apa itu seks oral dan serba-serbinya.
Apa Itu Seks Oral?
Menurut penelitian, seks oral termasuk aktivitas seks yang sering dilakukan. Seks oral juga bisa dilakukan dalam hubungan heteroseksual maupun homoseksual. Bagi pasangan heteroseksual, seks oral bisa sebagai suatu metode kontrasepsi, dibandingkan aktivitas seksual berupa penetrasi penis ke dalam vagina yang lebih mungkin menyebabkan kehamilan.
Banyak orang tidak menganggap seks oral sebagai suatu aktivitas seksual “yang sesungguhnya” karena tidak terdapat penetrasi penis ke dalam vagina. Oleh karena itu, banyak orang yang menganggap bahwa seks oral dapat menjadi salah satu cara merasakan kenikmatan seksual tanpa kehilangan keperawanan atau keperjakaan.
Apa Benar Seks Oral Pasti Tidak Menyebabkan Hilangnya Keperawanan?
Belum tentu. Walaupun seks oral tidak melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina, tetap ada kemungkinan bahwa seks oral menyebabkan hilangnya keperawanan, yang akan terjadi jika aktivitas tersebut (misalnya penetrasi lidah) terjadi sampai merusak/merobek selaput dara wanita.
Apa Saja Bentuk Seks Oral?
Seperti yang telah disebutkan, seks oral merupakan rangsangan dari daerah oral atau mulut terhadap alat genitalia, yang mencakup penis, vagina, dan anus. Oleh karena itu, seks oral dapat dibagi menjadi tiga bentuk, yaitu:
1. Fellatio: kontak antara oral dengan penis, yang dapat berupa mengulum atau menghisap penis. Pada aktivitas seks oral seperti ini, dapat terjadi pertukaran air liur dan air pra-ejakulasi antarpasangan. Fellatio dapat dilakukan bersamaan oleh dua orang sekaligus, terutama apabila aktivitas tersebut dilakukan oleh sesama pria. Istilah ini dikenal sebagai Posisi Seksual 69.
2. Cunnilingus: kontak antara oral dengan area vagina, yang dapat berupa menjilat vagina. Aktivitas ini biasa ditujukan untuk merangsang daerah vagina yang paling peka terhadap rangsangan, yaitu clitoris.
3. Anilingus: kontak antara oral dengan anus.
Bisakah Seseorang Tertular Penyakit Melalui Seks Oral?
Jawabannya: bisa. Seks oral, baik berupa menerima maupun memberi rangsangan seks oral dapat menyebabkan transmisi atau penularan penyakit seksual (Sexually Transmitted Disease/STD). Beberapa contoh penyakit yang dapat menular melalui seks oral adalah herpes (baik herpes tipe 1 pada mulut, maupun herpes tipe 2 pada genitalia), Gonorrhoea dan Chlamydia (yang dapat menginfeksi kerongkongan), Syphilis (yang dapat menular jika pada mulut orang yang berkontak dengan genitalia terdapat sobekan luka sehingga virus dan bakteri dapat masuk ke dalamnya), infeksi gastrointestinal (dapat terjadi bila mulut berkontak dengan anus), Hepatitis A (menular melalui anilingus karena virusnya terdapat dalam feces), Hepatitis B dan Hepatitis C (menular karena kontak dengan cairan seksual dan darah penderita), dan HIV.
Penularan HIV selama seks oral juga terjadi seperti pada penularan Hepatitis B dan C, yaitu melalui kontak dengan cairan penderita seperti semen, cairan vagina, dan darah. Resiko ini diperbesar karena adanya luka, sobekan, radang, atau ulcus pada mulut atau kerongkongan.
Wah, Seram… Seberapa Besar Kemungkinan Kita Tertular HIV Bila Melakukan Seks Oral?
Resiko penularan HIV dari pasangan yang terinfeksi melalui seks oral jauh lebih kecil dibandingkan melalui seks anal ataupun vaginal. Namun demikian, ada beberapa faktor tambahan yang dapat mempermudah resiko penularan HIV melalui seks oral, seperti: ulcus pada mulut, radang, luka pada alat genital, tindikan pada genitalia atau oral, dan keberadaan penyakit menural seksual lainnya. Oleh karena itu, resiko penularan HIV melalui seks oral bisa ditekan apabila dilakukan saat tidak terdapat lesi dalam mulut atau alat genitalnya.
Kalau Begitu, Sudah Tidak Ada Lagi Penyakit Lain Yang Mungkin Bisa Terjadi Lewat Seks Oral, kan?
Tidak juga. Selain penyakit-penyakit yang tersebut di atas (atau penyakit menular seksual), penelitian juga menemukan bahwa seks oral dapat menyebabkan kanker daerah kepala dan leher, khususnya kanker kerongkongan. Hal ini dipercaya dapat terjadi karena adanya transmisi human papillomavirus (HPV), virus yang menjadi penyebab utama kanker cervical. New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa selain karena rokok dan alkohol, orang yang memiliki lebih dari satu pasangan seks oral selama hidupnya memiliki resiko ganda terhadap kanker kerongkongan dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan seks oral.
Aduh, Apakah Tidak Ada Cara untuk Mencegah Penularan Penyakit-penyakit Itu?
Untuk lebih mengurangi resiko penularan penyakit-penyakit tersebut, para pakar kedokteran menyarankan orang untuk menggunakan kondom apabila melakukan seks oral dengan pasangan yang memiliki penyakit menular seksual, atau yang status keberadaan penyakit menular seksualnya tidak jelas. Saat ini telah banyak tersedia kondom dengan berbagai rasa bagi mereka yang tidak menyukai ‘rasa’ latex atau spermisida.
Untuk cunnilingus dan anilingus, plastik pembungkus makanan, kondom yang dibuka, atau pelindung gigi berupa latex berbentuk kotak tipis dapat dijadikan sebagai pelindung dalam mencegah transmisi HIV dan penyakit menular seksual lainnya.
Selain itu, orang yang sedang memiliki lesi atau luka di daerah oral maupun genital, sebaiknya juga tidak melakukan seks oral karena mempermudah tertularnya penyakit. Usahakan pula untuk tidak menelan sperma. Sebenarnya, sperma mengandung protein yang tidak membahayakan bagi tubuh. Namun demikian, sperma bisa juga mengandung kuman, bakteri, atau virus patogen yang dapat menularkan penyakit. Jadi sebisa mungkin menelan sperma tetap harus dihindari, termasuk juga menelan cairan vagina, darah, maupun cairan tubuh lainnya.
Menjaga kebersihan mulut dan alat kelamin adalah hal yang paling utama dalam mencegah penularan penyakit melalui seks oral. Namun demikian, menyikat gigi kuat-kuat atau menggunakan dental floss tepat sebelum atau sesudah melakukan seks oral dapat meningkatkan resiko penularan, karena hal-hal tersebut dapat menyebabkan lesi kecil pada mulut yang tidak disadari. Lesi ini, walaupun merupakan lesi mikroskopik, dapat meningkatkan resiko penularan penyakit.
Jadi Kesimpulannya…
Sebenarnya resiko penularan penyakit melalui seks oral lebih rendah dibandingkan dengan seks per vaginal atau anal. Namun demikian, tindakan-tindakan pencegahan seperti penggunaan kondom juga harus diperhatikan. Sama seperti aktivitas seksual lainnya, resiko penularan penyakit melalui seks oral bisa dikurangi dengan melakukannya secara monogami dan dengan orang yang tidak memiliki penyakit menular seksual. Dr. Anita Gunawam, SpAnd, Spesialis Andrologi dan Konsultasi Seksual RSPP, juga menekankan pada pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin dan mulut. Hindarii melakukan seks oral apabila sedang terdapat luka di daerah oral maupun genital.
Apabila seluruh persyaratan di atas terpenuhi, niscaya resiko penularan penyakit seksual melalui hubungan seks secara oral dapat diminimalisir. So, oral sex, Kenapa Tidak?
bagi mereka yang sudah berpasangan menjadi suami istri. Dan bagi yang hanya pacaran, jangan sekali-kali melakukan hal tersebut, karena harus ingat apa akibatnya dan yang pasti pihak wanita yang dirugikan. Jika kita kaitkan dengan ajaran agama Islam, maka untuk melakukan isap dan jilat kemaluan suami dan istri, akan haram hukumnya jika semburan sperma sampai tertelan masuk ke tenggorokan. Namun apabila tidak sampai masuk, ya gak apalah.
Manfaat menghisap penis suami dan menjilat vagina istri yang jelas akan menambah keharmonisan dan merapatkan hubungan pasutri, karena masing-masing merasa saling menghargai dan dihargai dan untuk kepuasan berhubungan intim. Tapi harus diingat juga kalau melakukan oral seks ini, kebersihan dari masing-masing kemaluan yang harus diperhatikan, karena jika kemaluan tidak bersih, disamping jijik juga akan menimbulkan datangnya penyakit akibat oral seks yang kotor, lihat artikel tentang oral seks penyebab utama kanker mulut.
  1. Biasakanlah memegang penis suami atau istri disaat senggang, misalnya sedang duduk berdua atau lagi nonton televisi di sofa/tempat tidur.
  2. Lakukanlah dengan maksud untuk saling memberikan suatu kepuasan dan rasa saling menyayangi dan mencintai.
  3. Biasakan menjaga kebersihan kemaluan, yang akan memberikan rasa fresh dan aroma yang menjadi ciri khas dari kemaluan masing-masing pasangannya.
Nah itulah Manfaat Menghisap Penis dan Menjilat Vagina, semoga anda yang sudah berpasangan akan tambah harmonis dan saling sayang menyayangi.